ide-ide saya tersalurkan dlm desainnya

Desain kalender yang saya pesan hasilnya memuaskan sesuai dg yg diharapkan. Prosesnya berjalan baik dan komunikatif shg ide2 sy tersalurkan dlm desainnya. Terima kasih” - Leny Puspadewi, Lentik -

Desain kalender yang saya pesan hasilnya memuaskan sesuai dg yg diharapkan. Prosesnya berjalan baik dan komunikatif shg ide2 sy tersalurkan dlm desainnya. Terima kasih” - Leny Puspadewi, Lentik -
“2 kali saya dibuat “Haaaa” oleh Pak Danang. Awal sy memesan logo “Jeng Ira” sy disodori karyanya yg membuat org ber”Haaa”, sampai suami sy bilang wahhhh bagussss sekaleeee. Dan hr ini sy dibikin ber “Haaa” lagi sewaktu melihat konsep Banner yg dibikinkan utk saya… pokoknya tdk bs digambarkan hahahha” -Ira S, Sambel Pecel Jeng Ira -
Brosur sangat penting dalam menunjang usaha kita, yaitu sebagai salah satu alat penjualan. Sering sekali kita membuat brosur, namun terkadang hanya berakhir sebagai bungkus kacang. Nah, simak beberapa tips dan trik bagaimana bisa memaksimalkan Brosur untuk menjual :
1. Kehabisan brosur bisa membuat pembelian batal lho
2. Brosur yang didesain asal-asalan hanya akan berakhit sebagai bungkus kacang
3. Brosur yang diletakkan tidak pada tempatnya tidak akan mengundang orang untuk membeli
4. Brosur layaknya sebuah undangan, yang akan menuntun calon pelanggan untuk membeli. berilah penawaran yang tidak bisa ditolak
5. Brosur juga sebagai alat ukur kampanye penjualan. sertakan kalimat ” Bawa brosur ini dan dapatkan diskon 99%”. dan hitung berapa jumlah brosur yang kembali dibanding jumlah brosur yang disebar
Ada banyak cara untuk mempromosikan usaha, bisa dengan beriklan besar-besaran di media massa, atau dengan mengadakan event semasif seperti yang sering dilakukan produsen rokok di Indonesia. Namun ada juga cara yang menurut saya murah, mudah dan fun.
Caranya adalah dengan memanfaatkan usaha lain yang sudah terkenal, besar dan punya massa atau pengunjung. Ibaratnya kita ikutan “Numpang Tenar”. Hmmm, kira-kira gimana ya caranya?
Nah, saya tuliskan beberapa trik yang bisa dilakukan :
1. Parkir Motor/Mobil dg branding usahamu di tempat usaha lain yg sdh ramai. Usahakan posisinya yang dilewati banyak orang.
2. Pura2 nyari konsumen yg ketinggalan barangnya di supermarket/toko besar. Minta bag informasi utk menyiarkan via pengeras suara.
3. Pasang alamat usaha di flyer/SMS “dekat …(Nama usaha yg sdh terkenal)
4. Titip tas dg branding usaha kita, di penitipan barang toko/supermarket yg sdh terkenal.usahakan agar ditempatkan di meja. Titip di pagi hari, dan baru ambil sore hari, sesuaikan dengan jam ramai toko/supermarket
5. Kerjasama bundling dengan merk terkenal.
Nah, gampang kan, yuk dimulai, kalau ada yang ingin ditanyakan atau dibagi, silahkan tulis di Comment.
Mencari nama usaha tidaklah mudah, berikut beberapa tips :
1. usahakan hanya 2 suku kata, agar mudah dalam penyebutan dan gampang diingat
2. pastikan tidak ada usaha sejenis dengan nama yang sama, cek di web dirjen HKI atau yang paling gampang, cek di mbah google
3. coba anda visualisasikan usaha ini, visi misinya, dreamnya, bentuknya saat sudah menjadi besar nanti, nanti akan muncul beberapa ide
4. terakhir, berdoa dan istikharoh untuk meminta petunjuk dari yang Maha Memberi Petunjuk